Langit Malam Terakhir
Malam menunjukkan pukul 19.30 wib,malam ini adalah malam
terakhir di bulan desember , hujan rintik membasahi rerumputan di depan
bangunan besar itu, dimana Diego duduk bersandar di sebuah kursi tepan didepan
pohon di pelataran gedung. Ditanganya ada dua buah tiket nonton ,tapi Diego
hanya sendirian jelas sekali bahwa dia memang sedang menunggu seseorang. Diego
terus melirik gelisah kearah gerbang dimana orang berdatangan ,sebagian
bergerombol ada juga yang berpasangan romantis dengan gaya dan pakaian couple
yang mereka gunakan membuat semua orang merasa iri . tik..tok..tik.. bunyi
arloji ditangan Diego semakin terdengar jelas karena orang-orang yang tadinya
antri kini semua masuk gedung bioskop yang elit itu untuk menonton film endless
love yang ditayangkan serentak diseluruh tanah air .
film yang romantis ini banyak menginspirasi pasangan muda
sehingga tak heran jika penonton datang berpasangan ,dengan harapan kisah
mereka akan berakhir happy ending seperti yang dituliskan sang penulis. Malam
semakin larut tempat itu kini sunyi Diego mulai gelisah .”aah .. sial Filia
datang gak sih ?” diego menggerutu sendiri. Dia menggeluarkan handphone tapi kemudian dia menggurungkan niatnya
terlintas kata-kata Filia dibenaknya “aku tidak suka ditanya-tanya , atau di
telpon kenapa aku tidak ada ataupun tidak datang , Filia kan sibuk banyak
pemotretan jadi tunggu aja Filia yang kasih kabar , kalau kamu tidak sabar kamu
boleh pulang. Itu adalah kata-kata yang selalu duicapkan jika ditanya kenapa
dia tidak datang ataupun kenapa dia terlambat setiap kali mereka bersama. Diego
menengadah kearah langit yang gelap itu, ini adalah tahun kedua hubungan mereka
, apakah tahun ini mereka juga tidak akan menghabiskan waktu bersama ? padahal
Diego berharap diakhir desember ini Filia mau menemaninya ,tapi,, ya sudahlah
mungkin Filia tak akan datang.
Diego ingat waktu pertama
kali cintanya diterima filia ,betapa bahagianya dia saat itu , kenapa tidak
filia adalah primadona , semua teman-teman diego iri padanya karena dapat
memenangkan hati sang ratu kampus itu. Filia sangat cantik perawakanya ramping
,modis rambutnya yang agak kecoklatan dan kulitnya putih bersih, kalau berjalan
dengan taylor swift ataupun selena gomes maka Filia pantas berjalan sejajar
dengan mereka . oleh karena itu Diego selalu bersyukur dapat memiliki Filia
meskipun filia cuek ,manja ,sering marah dan tak suka disalahkan sudah 2 tahun
Diego bersabar melewati itu semua , yah dan kali ini pun kesabaran itu harus terus dipikulnya.
Film itu sudah berlangsung 1
jam ,Diego menyerah dia bangkit dari tempat duduknya sambil meremas bungkus
rokok yang isinya sudah habis dihisapnya dari tadi , dengan sembarang diego
melemparnya dan “pluk “ ah!! .. remasan itu mendarat di kepala gadis
disebelahnya diego baru sadar ada orang yang berdiri tidak jauh dari dia ,
diego kaget sambil menundukkan kepala dia berkata “maaf, tidak sengaja” gadis
itu hanya melirik sekilas dengan senyum yang cukup menandakan “tidak apa-apa “
itu adalah tanda dari senyum itu. Diego memandangi gadis itu ditanganya juga
terdapat 2 yiket sudah pasti orang yang dia tunggu juga tidak datang.
“Dia tidak datang juga ya? Ujar diego seolah penderitaanya sama
dengan gadis itu
“ hem .. “ gadis itu tersenyum lirih , terlihat jelas diwajahnya
kekosongan pasti dia kecewa pekik Diego dalam hati , diego berdiri disamping
perempuan itu sambil menatap langit
“daripada kedinginan disini , masuk aja kedalam yuk temanku juga
tidak datang “ujar diego sok akrab.
“hem,, temanmu kenapa tidak datang? Sahut gadis itu “suaranya
kecil dan sendu
“tidak tahu mungkin dia sibuk , padahal dia sudah janji bakal
datang “ bagaimana denganmu
“kalu dia janji mungkin dia akan datang , temanku tidak akan
datang”
“lo kalau tahu dia tidak akan datang kenapa kamu terus menunggu?
Diego bingung sendiri
“dia sudah bilang dia sibuk , aku terus membujuknya sampai dia
bilang “akan kuusahakan “ itu tandanya kemungkinan dia datang hanya 1%. Tapi
aku tetap menunggunya aku ingin menghabiskan akhir tahun ini denganya ,padahal
aku tahu dia tidak menyukaiku dia menyukai temanku , tapi tetap menunggu
“hahahah aku memang bodoh”
Diego hanya diam dia memandangi gadis itu “ lalu apakah kamu
akan terus menunggu?”
“Ini hari terakhir aku menunggunya, besok aku kan meninggalkan
dia bahagia dengan temanku , yah sebenarnya aku ingin melihatnya untuk terakhir
kali sebelum aku pergi ““kamu mau pergi kemana? Diego penasaran
“ini hari terakhirku di indonesia , beso pagi aku akan terbang
ke greace , ntah kapan lagi aku akan kembali ketanah air” kamu mau perment
mint? Gadis itu menyodorkan permen itu
Kenapa mint? Inikan dingin seharusnya kamu beli yang jahe biar
hangat “
“kami selalu membagi permen mint untuk menutup akhir tahun ,
karena kamu yang ada disini “ kamu mau menerimanya ?
“baiklah sepertinya ini pertanda baik “hehe,sepertinya kita
cocok. Diego mengedipkan matanya
Cocok dimanaya ? “kita sama-sama menunggu disini dan kedinginan
, dan orang yang kita sayang tidak datang “
“hahahah” kamu benar gadis itu tersenyum , diego merasa nyaman
sekali gadis ini sangat tenang .
Dari gerbang utama tampak sebuah taxi masuk sorot lampunya
menyilaukan mata mereka dari taxi itu turun Filia , “Diego?? Sambil berlari
filia menghampiri Diego tanpa perasaan bersalah fila menarik tangan diego
keloket diego menoleh kebelakang kearah gadis yang tadi bersamanya gadis itu
hanya tersenyum dan mulai berjalan ke arah gerbang. Ntah kenapa tangan filia
tak lagi hangat dirasakanya ,langkah diego berhenti “lo kenapa kita udah telat
nih “ujar filia Diego berpikir sangat
keras dalam sesaat kemudian “kamu masuklah aku masih ingin diluar “ apa kamu
gila ya”? di9ego mulai berbalik dan berjalan menjauhi filia “ maksud kamu apa?
Filia kebingungan “masuklah filmnya sudah mulai diego berlari kearah gadis itu
meninggalkan filia “diego.. diego!! Menyebalkan filia teriak kesal
Aku pasti akan
dicampakkan setelah ini ujar Diego dalam hati , tapi,,,, biarlah aku pasti akan
menyesali ini ,, gadis itu dimana dia diego mencari-cari sosok gadis yang tadi
bersamanya ,gadis itu berjalan di trotoar jalan seakan menikmati malam yang
larut dia berjalan pelan diego
menghampirinya
“hey!??
Diego memegang tangan gadis itu
“kenapa kamu
disini”? sahutnya kaget
“tidak
apa-apa , sepertinya diluar sini lebih tenang daripada didalam sana” sahut
diego dengan senyum tipis
“dasar bodoh
kamu pasti akan bermasalah dengan gadismu”
“Tidak
apa-apa , aku lebih suka menemani gadis aneh ngobrol diluar sini “heheh Diego
terkekeh sendiri
“lalu”? apa
kamu akan berjalan pulang
“tidak aku
hanya berjalan sebentar lagi menikmati sejuknya udara tanah air ,sampai besok
aku pergi
“baiklah “
diego ikut berjalan menelusuri trotoar jalan itu “ selama 15 menit mereka hanya
diam sampai sebuah taxi datang menhampiri mereka . dengan menundukkan kepala
gadis itu pamit dan masuk ke dalam taxi
“nice to
meet you “ gadis itu tersenyum padanya
“nice to
meet you too”
Taxi melaju meninggalkan diego ditengah heningnya malam , 15
menit kemudian sebuah taxi datang membawa diego pulang kerumah.
(keesokan
harinya diego )
“Gadis itu
sangat tenang dan nyaman” itu kata-kata yang diucapkan diego diakhir kalimat
ketika dia menceritakan pengalamanya semalam kepada tommy , “
“lalu”?
sahut tommy penasaran
Yah begitu
lah.. mungkin dia sudah terbang sekarangke greace
” siapa
namanya”?
“aku tidak
menanyanya?
Hah!!! Tommy
kaget “ no hp ,email atau pin bb”?
“juga tidak
kutanya”
“dasar
paok!! Gila lu,, “kau meninggalkan pacarmu yang super cantik ,hanya untuk
menemani seorang gadis yang bahkan namanya pun tidak kamu tahu”? hah
begitukah!? Teriak tommy tak percaya
“yah
begitulah ,,” .. beep heanphone diego berbunyi “sms siapa ? tommy penasaran
“Filia “ ..”
apa katanya ? “we over”
Hahah ,,
mampus kau memang gila bro setelah dua tahun perjalanan cintamu kandas hanya
karena kau ingin menemani gadis itu .. “salut “ tommy mengangkat jempolnya
sambil geleng kepala
Yah ,, “ aku
harap gadis itu dapat menemukan kebahagiaanya “
“lalu
bagaimana denganmu” ?
“aku
tetaplah aku , hidup ini siapa yang tahu diego menatapm langit pagi hari di
tahun baru itu dia merasa lebih bebas dari biasanya
Create
by : Evianikha tarigan S